Jumat, 08 Januari 2016

Mengenal Perintah Require() dan Include() dalam PHP

Tags

Halo sahabat Belajarphplengkap.com, pada kesempatan ini saya akan memperkenalkan perintah require() dan include() dalam PHP kepada Anda.

Ketika kita membuat sebuah program menggunakan bahasa pemrograman PHP tentu program yang kita buat terdiri dari beberapa file. Di mana ada beberapa file PHP yang dibutuhkan oleh file PHP lainnya, misalnya file koneksi.php. Yang mana file ini befungsi untuk menghubungkan program ke database. Setiap file PHP yang membutuhkan koneksi ke database tentu membutuhkan file koneksi.php.

Untuk memanggil atau menyertakan file koneksi.php ke dalam file PHP lainnya, kita dapat menggunakan perintah require(), include(), require_once() dan include_once(). Untuk mengetahui lebih lanjut dari masing-masing perintah tersebut, silahkan simak penjelasan di bawah ini.

perintah require() dan include() dalam php

Require()

Require(), perintah ini digunakan untuk menggabungkan suatu script PHP atau teks dari file lain dengan script PHP yang memanggilnya. Script atau file yang digabung tidak harus berisi script atau kode program PHP. Apabila script atau file yang digabungkan itu berupa script PHP, maka PHP akan mengevaluasi dan menjalankannya.

Sintaks:

require ( "nama_file" )

atau

require "nama_file"

Berikut contoh penggunaan perintah require():

koneksi.php
   

<?php
  
  $host = "localhost";
  $user = "root";
  $pwd = "";
  $dbName = "db_latihan";
  
  $mysqli = new mysqli($host, $user, $pwd, $dbName);
    
?>

list.php


<?php
  
  require("koneksi.php");  
    
  $result = $mysqli->query("select * from mahasiswa");
  
  while ($a = $result->fetch_array(MYSQLI_ASSOC)) {
    echo $a['nim'] .  " - " .  $a['nama'] . "<br />";
  }
  
  $mysqli->close();
  
?>

Include()

Include(), perintah ini digunakan untuk menggabungkan suatu script PHP atau file dengan script pemanggilnya. Perintah include() akan memanggil selalu akan melakukan evaluasi kembali script yang ada yang dispesifikasikan dalam perintah tersebut.

Apabila file yang dipanggil dengan menggunakan perintah include() berupa script PHP, maka harus mempunyai tag awal (<?php) dan tag penutup (?>) PHP yang benar. Agar isi file tersebut dapat dikenali sebagai script PHP.

Sintaks:

include ( "nama_file" )

atau

include "nama_file"

Berikut contoh penggunaan perintah include():

koneksi.php
   

<?php
  
  $host = "localhost";
  $user = "root";
  $pwd = "";
  $dbName = "db_latihan";
  
  $mysqli = new mysqli($host, $user, $pwd, $dbName);
    
?>

list.php


<?php
  
  include "koneksi.php";  
    
  $result = $mysqli->query("select * from mahasiswa");
  
  while ($a = $result->fetch_array(MYSQLI_ASSOC)) {
    echo $a['nim'] .  " - " .  $a['nama'] . "<br />";
  }
  
  $mysqli->close();
  
?>

Require_once()

Terkadang pada saat kita menyertakan file atau script ke dalam file PHP lainnya terjadi duplikasi nama fungsi. Hal ini terjadi dapat disebabkan oleh nama fungsi yang sama atau bisa juga pemanggilan ke file yang sama lebih dari satu kali.

Pada prinsipnya require_once() sama dengan require() akan tetapi perbedaannya adalah dengan menggunakan require_once(), maka jika terjadi duplikasi nama atau pemanggilan suatu nama fungsi dapat dihindari. PHP dapat dipaksa untuk menggunakan nama fungsi yang telah ada sebelumnya pada include() atau require() yang pertama.

Sintaks:

require_once ( "nama_file" )

atau

require_once "nama_file"

Contoh penggunaan perintah require_once():

file_a.php


<?php
  
  function helloWorld() {
    echo "<h1>Hello World!</h1>";
  }
  
?>

file_b.php


<?php
  
  require("file_a.php");
  require("file_a.php");
  
  helloWorld();
  
?>

Apabila kita menjalankan file_b.php, maka akan terjadi error seperti gambar di bawah ini.

contoh perintah require


Error tersebut disebabkan oleh duplikasi nama fungsi, yang mana kita menyertakan file_a.php sebanyak dua kali. Untuk menghindari error di atas kita harus mengganti perintah require() menjadi require_once(). Sehingga script PHP pada file_b.php seperti di bawah ini.


<?php
  
  require("file_a.php");
  require_once("file_a.php");
  
  helloWorld();
  
?>

Include_once()

Include_once() ini sama dengan require_once() akan tetapi pada include_once() setiap kali selalu ada evaluasi ulang pada saat suatu perintah include() terjadi pada script yang dispesifikasikan dalam include_once().

Sintaks:

include_once ( "nama_file" )

atau

include_once "nama_file"



Itulah penjelasan serta contoh penggunaan dari perintah require() dan include() dalam PHP yang dapat saya sampaikan. Semoga bermanfaat. :)

Artikel Terkait

Tambahkan komentar Anda
EmoticonEmoticon