Senin, 04 Januari 2016

Mengenal Fungsi Array dalam PHP

Tags

Fungsi array merupakan salah satu fungsi built-in, yang mana fungsi ini digunakan untuk mengolah array dalam PHP. Jika dilihat dari jumlahnya fungsi ini cukup banyak. Namun, pada tutorial belajar PHP ini saya tidak akan membahas secara keseluruhan.

Nah, bagi Anda yang baru belajar bahasa pemrograman PHP dan belum mengetahui fungsi ini, silahkan simak penjelasan serta contoh penggunaan fungsi array di bawah ini.

fungsi array dalam php

1. Array()

Array(), fungsi ini digunakan untuk membuat array.

Sintaks:

array array ( [ mixed $... ] )

Contoh penggunaan fungsi array():


<?php
  
  $warna = array('Biru', 'Merah', 'Hijau', 'Hitam', 'Putih', 'Ungu', 'Cokelat');

?>

2. Count()

Count(), fungsi ini digunakan untuk mengembalikan nilai integer yang merupakan jumlah atau panjang elemen array(). Alias dari fungsi ini ialah fungsi sizeof().

Sintaks:

int count ( mixed $array_or_countable [, int $mode = COUNT_NORMAL] )

Contoh penggunaan fungsi count():


<?php
  
  $warna = array('Biru', 'Merah', 'Hijau', 'Hitam', 'Putih', 'Ungu', 'Cokelat');
  echo count($warna);

?>

3. List()

List(), fungsi ini digunakan untuk memberi nilai sebuah variabel seolah-olah sebagai sebuah array.

Sintaks:

array list ( mixed $var1 [, mixed $..] )

Contoh penggunaan fungsi list():


<?php

  $warna = array('Biru', 'Merah', 'Hijau', 'Hitam', 'Putih', 'Ungu', 'Cokelat');
  list($biru, $merah, $hijau, $hitam, $putih, $ungu, $cokelat) = $warna;
  echo $biru . "<br />";
  echo $merah . "<br />";
  echo $hijau . "<br />";
  echo $hitam . "<br />";
  echo $putih . "<br />";
  echo $ungu . "<br />";
  echo $cokelat . "<br />";

?>

4. Each()

Each(), fungsi ini digunakan untuk mengembalikan pasangan key dan value dari sebuah array. Biasanya fungsi each() digunakan bersama fungsi list().

Sintaks:

array each ( array &$array )

Contoh penggunaan fungsi each():


<?php

  $warna = array('Biru', 'Merah', 'Hijau', 'Hitam', 'Putih', 'Ungu', 'Cokelat');
  while (list($key, $value) = each($warna)) {
    echo $key . " => " . $value . "<br />";
  }
  
?>

5. Sort()

Sort(), fungsi ini digunakan untuk mengurutkan elemen-elemen array.

Sintaks:

bool sort ( array &$array [, int $sort_flags = SORT_REGULAR ] )

Contoh penggunaan fungsi sort():


<?php

  $warna = array('Biru', 'Merah', 'Hijau', 'Hitam', 'Putih', 'Ungu', 'Cokelat');
  while (list($key, $value) = each($warna)) {
    echo $key . " => " . $value . "<br />";
  }
  
  echo "<p>Setelah diurutkan: </p>";
  
  sort($warna);
  
  while (list($key, $value) = each($warna)) {
    echo $key . " => " . $value . "<br />";
  }
  
?>

6. Range()

Range(), fungsi ini digunakan untuk membuat array yang berisi berbagai elemen.

Sintaks:

array range ( mixed $start, mixed $end [, number $step = 1 ] )

Contoh penggunaan fungsi range():


<?php
  
  $nomor = range(1, 20);
  
  foreach ($nomor as $no) {
    echo $no . "<br />";
  }
  
?>

7. Shuffle()

Shuffle(), fungsi ini digunakan untuk merandom pengurutan array.

Sintaks:

bool shuffle ( array &$array )

Contoh penggunaan fungsi shuffle():


<?php
  
  $nomor = range(1, 20);
  
  shuffle($nomor);
  
  foreach ($nomor as $no) {
    echo $no . "<br />";
  }
  
?>

8. In_array()

In_array(), fungsi ini digunakan untuk memeriksa suatu elemen dalam array, apakah ada atau tidak?.

Sintaks:

bool in_array ( mixed $needle, array $haystack [, bool $strict = FALSE ] )

Contoh Penggunaan fungsi in_array():


<?php

  $warna = array('Biru', 'Merah', 'Hijau', 'Hitam', 'Putih', 'Ungu', 'Cokelat');
  
  if (in_array('Ungu', $warna)) {
    echo "Ada";
  } else {
    echo "Tidak Ada";
  }
  
?>


Saya rasa cukup, semoga penjelasan serta contoh beberapa fungsi array dalam PHP di atas dapat bermanfaat untuk Anda. Oh ya, jika Anda ingin mengetahui fungsi ini secara keseluruhan Anda dapat membacanya di sini (http://php.net/manual/en/function.in-array.php).

Artikel Terkait

Tambahkan komentar Anda
EmoticonEmoticon